Tanamkan Kedisiplinan, Santri Ponpes Ar Rohman Tegalrejo Dibekali Enam Pesan Penting di Pekan Ta'aruf




Magetan, Ar-Rohman Media – Rangkaian kegiatan Usbu' Ta'aruf (Pekan Perkenalan) di Pondok Pesantren Ar Rohman Tegalrejo berjalan dengan lancar dan khidmat. Sebagai bagian dari pembekalan santri baru, pesantren menggelar sesi Taujihat wal Irsyadat (Arahan dan Nasihat) yang disampaikan langsung oleh Ustadz Bashori pada Selasa (14/07/2026).

Dalam arahannya, Ustadz Bashori menekankan pentingnya membangun kesadaran, rasa tanggung jawab, dan kedisiplinan sebagai modal utama para santri selama menuntut ilmu di pesantren. Beliau menggarisbawahi enam poin krusial yang harus dihayati oleh seluruh santri:

1. Menumbuhkan Rasa Memiliki 
Ustadz Bashori mengingatkan bahwa pesantren adalah rumah bersama. Rasa memiliki harus tumbuh dari dalam diri setiap santri. "Menjaga tempat yang kita tempati sama halnya dengan menjaga nama baik diri sendiri," tegasnya.

2. Menjaga dan Menghargai Barang Pribadi
Para santri diajak untuk menghargai jerih payah orang tua yang telah membiayai dan mempersiapkan kebutuhan mereka. Bentuk konkretnya adalah dengan merawat barang-barang pribadi, seperti sarung dan peci, layaknya menjaga barang berharga. Mencintai barang bawaan disebut sebagai wujud nyata mencintai pesantren.

3. Disiplin Kebersihan dan Ketertiban Fasilitas
Kebersihan lingkungan menjadi sorotan utama. Santri diimbau untuk menggunakan fasilitas sesuai fungsinya, seperti makan di ruang makan yang telah disediakan dan tidak makan di gazebo. Selain itu, santri diminta tertib dalam mengelola sisa makanan. Guna memicu semangat ini, pihak pesantren mengumumkan akan segera menggelar Lomba Kamar Terbersih dalam waktu dekat.

4. Mencintai Lingkungan Agar Betah Menuntut Ilmu
Rasa cinta terhadap lingkungan pondok diyakini akan melahirkan kenyamanan. Ustadz Bashori menjelaskan bahwa jika santri sudah merasa nyaman (krasan), maka proses penyerapan ilmu agama akan menjadi jauh lebih mudah.

5. Larangan Merusak Fasilitas dan Kewajiban Melapor
Pihak pesantren melarang keras tindakan yang merusak fasilitas pondok. Sebagai bentuk tanggung jawab bersama, santri wajib segera melapor kepada Ustadz Bashori jika menemukan adanya fasilitas atau barang yang rusak agar bisa segera diperbaiki.

6. Meluruskan Niat dan Menjaga Adab
Pesan penutup yang tidak kalah penting adalah mengenai orientasi utama di pesantren. Santri diminta meluruskan niat bahwa tujuan utama mereka adalah mencari ilmu. Hal ini harus dibersamai dengan kedisiplinan mengikuti jadwal, menjaga adab pergaulan, serta senantiasa menjaga perasaan sesama.

Rangkaian nasihat ini diharapkan dapat tertanam kuat di dalam hati sanubari para santri. Dengan demikian, Ponpes Ar Rohman Tegalrejo dapat terus mencetak generasi yang mandiri, bertanggung jawab, dan berakhlakul karimah. (Aamiin Yaa Rabbal 'Aalamiin).

: